...

Mengenal Airport Advertising Indonesia: Format, Lokasi, dan Ketersediaan Media

Daftar Isi
    Add a header to begin generating the table of contents
    Scroll to Top

    Airport advertising Indonesia menjadi salah satu pilihan media Out-of-Home (OOH) bagi brand yang ingin menjangkau penumpang pesawat, wisatawan, hingga pelaku perjalanan bisnis. Berbeda dari iklan di jalan raya, media di bandara dapat menjangkau audiens ketika mereka sedang melakukan check-in, menunggu keberangkatan, atau mengambil bagasi setelah tiba.

    Penempatan iklan di bandara juga menawarkan beragam pilihan, mulai dari layar digital hingga media statis di area terminal. Namun, format, lokasi, dan ketersediaan media dapat berbeda di setiap bandara. Karena itu, memahami pilihan penempatan sejak awal dapat membantu brand menyusun campaign yang lebih sesuai dengan tujuan pemasaran.

    Apa Itu Airport Advertising Indonesia?

    Airport advertising adalah kegiatan promosi melalui media iklan yang ditempatkan di area bandara, baik di dalam terminal maupun di area pendukung perjalanan. Media ini dapat digunakan untuk membangun brand awareness, memperkenalkan produk, mempromosikan layanan, atau memperkuat citra perusahaan.

    Audiensnya cukup beragam, mulai dari wisatawan domestik dan internasional, profesional yang melakukan perjalanan bisnis, hingga penumpang yang bepergian untuk keperluan pribadi. Karakter audiens tersebut membuat airport advertising relevan bagi berbagai kategori bisnis, seperti perbankan, otomotif, teknologi, properti, hospitality, hingga produk konsumen.

    Meski demikian, pemilihan media tetap perlu disesuaikan dengan profil target audiens, rute perjalanan, lokasi penempatan, serta anggaran campaign.

    Format Airport Advertising yang Bisa Dipilih

    Ada beberapa format airport advertising yang dapat dipertimbangkan oleh brand. Setiap format memiliki karakteristik dan kebutuhan produksi yang berbeda.

    1. Digital Screen dan Videotron

    Digital screen menampilkan materi iklan dalam bentuk visual digital, seperti gambar, animasi, atau video. Media ini dapat ditempatkan di area terminal dengan arus penumpang yang tinggi, bergantung pada inventori yang tersedia.

    Format digital cocok untuk brand yang ingin menampilkan materi kreatif, memperkenalkan produk baru, atau menyampaikan pesan promosi dalam durasi tertentu. Materi iklan juga dapat disesuaikan dengan ketentuan teknis dan jadwal penayangan yang berlaku.

    2. Billboard dan Media Statis

    Billboard, panel iklan, serta media statis lainnya dapat digunakan untuk menyampaikan pesan secara konsisten selama periode campaign. Format ini mengandalkan desain visual yang jelas agar mudah dikenali oleh audiens yang melintas.

    Media statis dapat dipertimbangkan untuk kampanye brand awareness atau penguatan identitas merek. Ukuran, posisi, dan visibilitas media perlu diperiksa sebelum menentukan lokasi pemasangan.

    3. Lightbox dan Branding Area Terminal

    Lightbox menggunakan pencahayaan untuk membuat materi iklan lebih terlihat di area tertentu. Penempatannya dapat ditemukan di beberapa area terminal, tergantung fasilitas dan pengelolaan media di bandara tersebut.

    Selain lightbox, peluang branding juga dapat tersedia pada area tertentu yang memiliki nilai eksposur tinggi. Namun, bentuk branding dan area yang dapat digunakan perlu dikonfirmasi kepada pengelola atau penyedia media.

    4. Aktivasi Merek dan Promotional Booth

    Selain media visual, beberapa bandara menyediakan peluang promosi melalui booth, sampling produk, atau aktivitas interaktif. Format ini memungkinkan brand berinteraksi langsung dengan pengunjung sesuai aturan lokasi.

    Aktivasi merek cocok untuk campaign yang membutuhkan pengalaman langsung, misalnya memperkenalkan produk baru atau mengumpulkan respons audiens. Pelaksanaannya membutuhkan perencanaan tambahan, termasuk kebutuhan area, tenaga operasional, materi promosi, dan izin yang berlaku.

    Lokasi Airport Advertising yang Perlu Dipertimbangkan

    Lokasi penempatan berpengaruh terhadap jenis audiens yang dijangkau dan konteks ketika mereka melihat iklan. Berikut beberapa area yang dapat dipertimbangkan, bergantung pada ketersediaan inventori di masing-masing bandara.

    Area Keberangkatan dan Check-in

    Area keberangkatan dan check-in menjadi salah satu pilihan untuk menjangkau penumpang sebelum memasuki ruang tunggu. Media di area ini dapat mendukung campaign yang menargetkan pelaku perjalanan bisnis maupun wisatawan.

    Area Kedatangan dan Pengambilan Bagasi

    Area kedatangan dan baggage claim dapat menjadi pilihan untuk menjangkau penumpang setelah mendarat. Penempatan iklan di area ini perlu mempertimbangkan arus pergerakan penumpang dan posisi media agar pesan dapat terlihat dengan baik.

    Boarding Lounge dan Ruang Tunggu

    Penumpang yang menunggu jadwal keberangkatan dapat memiliki waktu lebih lama di area ruang tunggu. Media yang ditempatkan di area ini dapat menjadi pilihan bagi brand yang ingin menyampaikan pesan secara berulang selama periode menunggu.

    Koridor Terminal dan Area Komersial

    Koridor penghubung, akses eskalator, serta area komersial dapat menawarkan titik kontak tambahan dengan penumpang dan pengunjung bandara. Namun, tingkat visibilitas dan karakter audiens perlu dievaluasi berdasarkan lokasi media yang tersedia.

    Bandara Mana yang Bisa Menjadi Pilihan?

    Pemilihan bandara sebaiknya mengikuti tujuan campaign, bukan hanya popularitas lokasi. Beberapa bandara yang dapat dipertimbangkan untuk perencanaan airport advertising Indonesia antara lain:

    • Bandara Soekarno-Hatta: dapat dipertimbangkan untuk campaign yang menargetkan penumpang di kawasan Jakarta dan sekitarnya, termasuk perjalanan domestik maupun internasional.
    • Bandara I Gusti Ngurah Rai: relevan untuk brand yang ingin menjangkau wisatawan yang bepergian ke Bali.
    • Bandara Juanda: dapat dipertimbangkan untuk menjangkau audiens perjalanan di Surabaya dan wilayah sekitarnya.
    • Bandara Sultan Hasanuddin: dapat menjadi pilihan untuk campaign yang menyasar pasar Makassar dan kawasan Indonesia Timur.

    Daftar tersebut merupakan contoh lokasi untuk perencanaan, bukan konfirmasi bahwa semua format media tersedia di setiap bandara. Inventori, terminal, titik penempatan, dan periode pemasangan perlu diperiksa kembali sebelum campaign dijalankan.

    Cara Memeriksa Ketersediaan Media Airport Advertising

    Sebelum menentukan media, brand perlu memastikan bahwa lokasi dan format yang diinginkan benar-benar tersedia. Beberapa hal berikut dapat menjadi dasar saat meminta proposal kepada penyedia media.

    1. Tentukan Bandara dan Area Penempatan

    Tentukan bandara yang sesuai dengan target audiens, lalu persempit pilihan ke area tertentu, seperti keberangkatan, kedatangan, ruang tunggu, atau area komersial.

    2. Periksa Format dan Spesifikasi Media

    Pastikan jenis media, ukuran, orientasi, format file, durasi penayangan, serta ketentuan materi kreatif. Untuk digital screen, tanyakan juga mengenai durasi spot dan pola penayangan jika tersedia.

    3. Konfirmasi Periode dan Ketersediaan

    Tanyakan apakah media tersedia pada tanggal campaign yang direncanakan. Ketersediaan dapat berubah sesuai jadwal pemasangan, kontrak yang berjalan, serta kebijakan pengelola bandara.

    4. Minta Rincian Biaya dan Produksi

    Selain biaya penempatan media, periksa apakah terdapat biaya produksi, instalasi, pembongkaran, operasional aktivasi, atau kebutuhan teknis lainnya. Rincian ini membantu brand menghitung total anggaran campaign secara lebih akurat.

    5. Periksa Ketentuan dan Perizinan

    Materi iklan dan aktivitas promosi di bandara harus mengikuti ketentuan pengelola serta aturan yang berlaku. Pastikan proses persetujuan materi, izin aktivitas, dan kebutuhan operasional sudah diperhitungkan sebelum jadwal campaign ditetapkan.

    Maksimalkan Perencanaan Airport Advertising Bersama Morata

    Airport advertising dapat menjadi bagian dari strategi OOH untuk memperkuat visibilitas brand di titik perjalanan yang strategis. Agar pemilihan media lebih terarah, brand perlu mempertimbangkan target audiens, tujuan campaign, format iklan, lokasi, durasi, dan anggaran secara bersamaan.

    Morata Advertising menyediakan solusi media OOH, termasuk penawaran media Bandara Soekarno-Hatta. Untuk mengetahui pilihan yang sesuai dengan kebutuhan campaign, kunjungi halaman media Bandara Soekarno-Hatta Morata atau hubungi tim Morata untuk mengonfirmasi detail lokasi, format, dan ketersediaan media terbaru.

    Scroll to Top
    Seraphinite AcceleratorOptimized by Seraphinite Accelerator
    Turns on site high speed to be attractive for people and search engines.