Bagaimana OOH Membantu Product Launch

Daftar Isi
    Add a header to begin generating the table of contents
    Scroll to Top

    Meluncurkan produk baru bukan hanya tentang memperkenalkan sesuatu yang baru ke pasar. Tantangan terbesar justru adalah membuat target audiens mengetahui bahwa produk tersebut sudah hadir. Tanpa awareness yang kuat, bahkan produk terbaik sekalipun berpotensi sulit mendapatkan perhatian.

    Inilah alasan mengapa banyak perusahaan mengombinasikan strategi digital marketing dengan Out-of-Home (OOH) Advertising saat melakukan product launch. Media seperti billboard, videotron, hingga transit advertising mampu menciptakan eksposur dalam skala besar dan membantu memperkenalkan produk baru kepada masyarakat dalam waktu yang relatif singkat.

    Mulai dari perusahaan FMCG, otomotif, teknologi, hingga properti, OOH masih menjadi salah satu media utama untuk mendukung peluncuran produk karena mampu membangun awareness secara cepat dan konsisten.

    Lalu, bagaimana sebenarnya OOH membantu keberhasilan sebuah product launch?

    Mengapa Product Launch Membutuhkan Awareness yang Tinggi?

    Produk baru tidak akan menghasilkan penjualan jika calon pelanggan belum mengetahui keberadaannya.

    Sebelum seseorang mempertimbangkan untuk membeli, mereka harus melalui beberapa tahapan, yaitu:

    1. Mengetahui produk.
    2. Mengenali merek.
    3. Memahami manfaat produk.
    4. Mulai tertarik.
    5. Mempertimbangkan untuk membeli.

    Media OOH berperan besar pada tahap awal, yaitu menciptakan awareness dan memperkenalkan produk kepada sebanyak mungkin target audience.

    Semakin banyak orang yang mengenal produk sejak awal, semakin besar peluang campaign menghasilkan respons yang positif.

    OOH Mampu Menjangkau Audiens dalam Skala Besar

    Salah satu keunggulan utama OOH Advertising adalah kemampuannya menjangkau audiens dalam jumlah besar setiap hari.

    Media ditempatkan di lokasi dengan mobilitas tinggi seperti:

    • Jalan utama.
    • Kawasan bisnis.
    • Pusat kota.
    • Area komersial.
    • Jalur komuter.
    • Bandara.
    • Rest area.
    • Stasiun.

    Dengan penempatan yang strategis, produk baru dapat diperkenalkan kepada ribuan bahkan jutaan orang selama campaign berlangsung.

    BACA :  Media OOH yang Banyak Digunakan Brand Besar

    Membangun Awareness Sebelum Hari Peluncuran

    Banyak brand besar tidak langsung memperkenalkan produknya pada hari peluncuran.

    Mereka biasanya membagi campaign menjadi beberapa tahap.

    Tahap Teaser

    Dilakukan beberapa minggu sebelum launching.

    Tujuannya membangun rasa penasaran tanpa menjelaskan seluruh informasi produk.

    Tahap Launching

    Produk diperkenalkan secara resmi dengan pesan yang lebih lengkap.

    Pada tahap ini, media OOH biasanya dipadukan dengan digital marketing dan aktivitas public relations.

    Tahap Reminder

    Setelah peluncuran, campaign tetap berjalan untuk menjaga awareness dan memperkuat brand recall.

    Strategi bertahap seperti ini membantu menciptakan antusiasme sekaligus memperpanjang dampak campaign.

    Meningkatkan Kredibilitas Produk Baru

    Bagi banyak konsumen, melihat sebuah produk tampil di billboard besar atau videotron premium memberikan kesan bahwa brand tersebut memiliki reputasi yang baik.

    Hal ini karena media OOH sering diasosiasikan dengan perusahaan yang serius berinvestasi dalam pemasaran.

    Akibatnya, produk baru dapat memperoleh persepsi yang lebih positif dibanding hanya mengandalkan promosi digital.

    Membantu Menciptakan Brand Recall

    Peluncuran produk tidak cukup hanya membuat orang melihat satu kali.

    Audiens perlu melihat produk tersebut berulang kali agar lebih mudah mengingatnya.

    Media OOH mendukung hal tersebut melalui:

    • Lokasi strategis.
    • Durasi campaign yang panjang.
    • Frekuensi exposure tinggi.

    Semakin sering target audience melihat produk baru, semakin besar kemungkinan mereka mengingatnya ketika membutuhkan kategori produk tersebut.

    Mendukung Campaign Digital

    Saat ini product launch hampir selalu menggunakan strategi omnichannel.

    OOH berfungsi memperkuat efektivitas media digital seperti:

    • Google Ads.
    • Meta Ads.
    • TikTok Ads.
    • YouTube Ads.
    • SEO.
    • Content Marketing.

    Ketika seseorang sudah pernah melihat produk di billboard atau videotron, mereka cenderung lebih mudah mengenali iklan digital dari brand yang sama.

    BACA :  Optimalkan Jangkauan Bisnis Anda dengan Iklan di Angkot

    Efek ini membantu meningkatkan kepercayaan sekaligus memperkuat performa campaign secara keseluruhan.

    Media OOH yang Efektif untuk Product Launch

    Tidak semua media memiliki fungsi yang sama. Pemilihan media perlu disesuaikan dengan target audience dan tujuan campaign.

    Billboard Advertising

    Billboard cocok untuk membangun awareness dalam jangka menengah hingga panjang.

    Keunggulannya:

    • Jangkauan luas.
    • Ukuran besar.
    • Mudah terlihat.
    • Efektif membangun dominasi visual.

    Videotron Advertising

    Videotron memungkinkan brand menampilkan animasi dan video singkat.

    Media ini sangat efektif untuk:

    • Produk teknologi.
    • Otomotif.
    • Lifestyle.
    • Produk premium.

    MRT, KRL, dan LRT Advertising

    Media transportasi membantu menjangkau komuter yang melakukan perjalanan setiap hari.

    Frekuensi exposure yang tinggi membuat produk baru lebih cepat dikenal.

    Airport Advertising

    Bandara menjadi pilihan tepat apabila target market adalah:

    • Pebisnis.
    • Profesional.
    • Wisatawan.
    • Pengambil keputusan.

    Selain menjangkau audiens premium, airport advertising juga meningkatkan citra brand.

    Mobile LED

    Mobile LED sangat cocok untuk roadshow dan peluncuran produk di beberapa lokasi sekaligus.

    Media ini memberikan fleksibilitas karena dapat berpindah sesuai rute yang telah ditentukan.

    Brand Activation

    Jika ingin menciptakan pengalaman langsung, brand activation dapat menjadi pelengkap campaign OOH.

    Audiens tidak hanya melihat produk, tetapi juga dapat mencoba atau berinteraksi secara langsung.

    Kapan Sebaiknya Campaign Product Launch Dimulai?

    Idealnya, campaign OOH dimulai 2–4 minggu sebelum hari peluncuran.

    Waktu tersebut memberikan kesempatan kepada audiens untuk mulai mengenal produk sebelum resmi hadir di pasar.

    Setelah peluncuran, campaign dapat dilanjutkan selama satu hingga tiga bulan agar awareness tetap terjaga.

    Industri yang Paling Sering Menggunakan OOH untuk Product Launch

    Berbagai sektor memanfaatkan media OOH ketika meluncurkan produk baru, antara lain:

    • FMCG.
    • Otomotif.
    • Properti.
    • Perbankan.
    • Teknologi.
    • Telekomunikasi.
    • E-commerce.
    • Fashion.
    • Retail.
    • Healthcare.
    BACA :  Jasa Optimasi Loading Speed Untuk Meningkatkan Performa Website Secara Maksimal

    Strategi ini digunakan karena OOH mampu menjangkau audiens secara luas dalam waktu yang relatif singkat.

    Product Launch Lebih Optimal Bersama Morata Advertising

    Keberhasilan peluncuran produk tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga strategi komunikasi yang digunakan.

    Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Out-of-Home Advertising, Morata Advertising membantu brand merancang campaign product launch yang efektif melalui berbagai pilihan media, seperti:

    • Billboard Advertising.
    • Videotron Advertising.
    • MRT Advertising.
    • KRL Advertising.
    • LRT Advertising.
    • Transjakarta Advertising.
    • Airport Advertising.
    • Taxi Advertising.
    • Ferry Advertising.
    • Rest Area Advertising.
    • Mobile LED Advertising.
    • Brand Activation.
    • Creative Billboard.

    Didukung layanan media planning, pemilihan lokasi strategis, produksi materi, hingga instalasi media, Morata membantu memastikan campaign product launch mampu menjangkau target audience secara maksimal dan memberikan dampak yang lebih besar terhadap keberhasilan peluncuran produk.

    OOH Advertising memiliki peran penting dalam keberhasilan product launch karena mampu membangun awareness dalam skala besar, meningkatkan brand recall, serta mendukung strategi pemasaran digital. Dengan memilih media yang tepat dan memulai campaign sebelum hari peluncuran, brand dapat memperkenalkan produk baru secara lebih efektif kepada target pasar.

    Bagi perusahaan yang ingin menciptakan peluncuran produk yang lebih optimal, mengombinasikan OOH dengan strategi pemasaran lainnya merupakan langkah yang dapat membantu meningkatkan visibilitas sekaligus memperkuat posisi produk di pasar.

    Scroll to Top