Persaingan bisnis yang semakin ketat membuat brand besar terus mencari cara untuk mempertahankan visibilitas dan relevansi mereka di mata konsumen. Salah satu strategi yang masih menjadi andalan hingga saat ini adalah Out-of-Home (OOH) Advertising.
Meskipun era digital terus berkembang, banyak perusahaan nasional maupun multinasional tetap mengalokasikan anggaran yang signifikan untuk media OOH. Alasannya sederhana: media luar ruang mampu menjangkau audiens dalam jumlah besar, sulit dihindari, dan efektif dalam membangun brand awareness serta brand recall.
Namun, media OOH yang digunakan oleh brand besar biasanya tidak dipilih secara sembarangan. Mereka cenderung memilih media yang mampu memberikan kombinasi antara jangkauan luas, frekuensi exposure tinggi, dan citra yang sesuai dengan positioning brand.
Lalu, media OOH apa saja yang paling banyak digunakan oleh brand besar?
Mengapa Brand Besar Tetap Berinvestasi di OOH?
Sebelum membahas jenis medianya, penting untuk memahami mengapa perusahaan besar masih menjadikan OOH sebagai bagian penting dalam strategi pemasaran.
Beberapa alasan utamanya adalah:
- Menjangkau audiens dalam skala besar
- Meningkatkan brand awareness
- Memperkuat brand recall
- Mendukung campaign digital
- Sulit diabaikan oleh audiens
- Membangun dominasi visual di area strategis
Bahkan banyak campaign digital yang sukses diawali dengan exposure dari media OOH.
1. Billboard Advertising
Billboard merupakan media OOH yang paling identik dengan brand besar.
Tidak sedikit perusahaan menggunakan billboard sebagai media utama dalam campaign branding mereka karena memiliki jangkauan yang luas dan visibilitas yang tinggi.
Mengapa Billboard Banyak Digunakan?
- Ukuran besar dan mudah terlihat
- Cocok untuk campaign nasional
- Efektif meningkatkan awareness
- Membangun dominasi visual
Brand dari berbagai industri seperti FMCG, otomotif, properti, perbankan, hingga teknologi masih rutin menggunakan billboard di lokasi strategis.
Lokasi Favorit Brand Besar
- Sudirman
- Thamrin
- SCBD
- Gatot Subroto
- Kuningan
- Jalan tol utama
Lokasi-lokasi tersebut menawarkan traffic tinggi dan exposure yang konsisten setiap hari.
2. Videotron Advertising
Videotron menjadi pilihan utama bagi brand yang ingin tampil lebih modern dan dinamis.
Kemampuan menampilkan video dan animasi membuat videotron lebih mudah menarik perhatian dibanding media statis.
Keunggulan Videotron
- Visual bergerak lebih menarik
- Mendukung storytelling singkat
- Cocok untuk product launch
- Meningkatkan engagement visual
Brand teknologi, otomotif, e-commerce, dan lifestyle sering menggunakan videotron untuk memperkuat campaign mereka.
3. MRT Advertising
Sejak hadirnya MRT di Jakarta, media ini menjadi salah satu pilihan favorit brand besar yang ingin menjangkau masyarakat urban.
Media yang Tersedia
- Station branding
- Train branding
- Escalator branding
- Platform advertising
- Digital screen
Mengapa Brand Besar Memilih MRT?
- Menjangkau profesional dan pekerja kantoran
- Berada di kawasan bisnis premium
- Frekuensi exposure tinggi
- Meningkatkan citra modern brand
MRT sering digunakan oleh perusahaan perbankan, teknologi, properti premium, hingga sektor telekomunikasi.
4. KRL Advertising
KRL merupakan salah satu media transit dengan jumlah audiens terbesar di Indonesia.
Setiap hari jutaan perjalanan dilakukan menggunakan KRL, menjadikannya media yang sangat efektif untuk meningkatkan awareness.
Keunggulan KRL Advertising
- Menjangkau komuter harian
- Exposure berulang
- Jangkauan luas di Jabodetabek
- Cocok untuk campaign skala besar
Karena frekuensi exposure yang tinggi, KRL sering digunakan oleh brand nasional yang ingin memperkuat top-of-mind awareness.
5. Airport Advertising
Bandara menjadi salah satu lokasi premium yang banyak digunakan oleh perusahaan besar.
Media ini memungkinkan brand menjangkau audiens dengan profil ekonomi yang relatif tinggi.
Audiens yang Dijangkau
- Pebisnis
- Profesional
- Wisatawan
- Pengambil keputusan
Mengapa Efektif?
- Lingkungan premium
- Waktu exposure yang panjang
- Meningkatkan persepsi brand
Airport advertising sering digunakan oleh sektor perbankan, otomotif, properti, maskapai, dan perusahaan teknologi.
6. Transjakarta Advertising
Transjakarta menawarkan kombinasi antara jangkauan luas dan frekuensi exposure yang tinggi.
Format Media
- Full body bus branding
- Shelter branding
- Interior advertising
- Digital advertising
Brand besar sering menggunakan media ini untuk menjangkau masyarakat Jakarta secara masif.
7. Taxi Advertising
Taxi advertising memberikan keunggulan berupa mobilitas yang tinggi.
Karena kendaraan bergerak di berbagai area kota, brand dapat memperoleh exposure di banyak lokasi sekaligus.
Keunggulan Taxi Advertising
- Mobile exposure
- Menjangkau berbagai area strategis
- Cocok untuk campaign perkotaan
- Mendukung dominasi visual
Taxi branding sering digunakan sebagai pelengkap billboard dan videotron.
8. Rest Area Advertising
Rest area kini menjadi salah satu media yang semakin banyak dimanfaatkan oleh brand besar.
Mengapa Menarik?
- Menjangkau pengguna jalan tol
- Audiens memiliki waktu lebih banyak untuk melihat iklan
- Cocok untuk campaign nasional
Media yang tersedia meliputi billboard, signage, digital screen, hingga activation area.
9. Mobile LED Advertising
Mobile LED memungkinkan brand membawa pesan promosi ke berbagai lokasi yang diinginkan.
Cocok Untuk:
- Product launch
- Roadshow
- Event promotion
- Awareness campaign
Media ini sering digunakan ketika brand membutuhkan fleksibilitas lokasi dan visibilitas tinggi dalam waktu singkat.
10. Brand Activation
Selain media statis dan digital, banyak brand besar juga mengalokasikan anggaran untuk brand activation.
Tujuannya adalah menciptakan interaksi langsung dengan audiens.
Keunggulan Brand Activation
- Engagement tinggi
- Pengalaman langsung dengan brand
- Meningkatkan word-of-mouth
- Mendukung campaign digital
Brand activation sering dipadukan dengan billboard, videotron, atau media transit untuk menciptakan campaign yang lebih terintegrasi.
Strategi yang Sering Digunakan Brand Besar
Menariknya, sebagian besar brand besar tidak hanya menggunakan satu jenis media OOH.
Mereka biasanya mengombinasikan beberapa media sekaligus untuk memperkuat jangkauan dan frekuensi exposure.
Contohnya:
Awareness Campaign
- Billboard + Videotron
Campaign Komuter
- MRT + KRL Advertising
Product Launch
- Videotron + Mobile LED + Brand Activation
Campaign Nasional
- Billboard + Rest Area Advertising + Airport Advertising
Pendekatan ini membantu brand hadir di berbagai titik perjalanan audiens.
Industri yang Paling Aktif Menggunakan OOH
Media OOH banyak digunakan oleh berbagai sektor industri, antara lain:
- FMCG
- Perbankan
- Otomotif
- Properti
- Telekomunikasi
- E-commerce
- Teknologi
- Pendidikan
- Lifestyle Brand
- Healthcare
Semakin tinggi tingkat persaingan industri, biasanya semakin besar pula investasi yang dialokasikan untuk media OOH.
Solusi Media OOH untuk Brand Besar Bersama Morata Advertising
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Out-of-Home Advertising, Morata Advertising menyediakan berbagai solusi media yang banyak digunakan oleh brand nasional maupun perusahaan besar.
Layanan yang tersedia meliputi:
- Billboard Advertising
- Videotron Advertising
- MRT Advertising
- KRL Advertising
- LRT Advertising
- Transjakarta Advertising
- Airport Advertising
- Taxi Advertising
- Ferry Advertising
- Rest Area Advertising
- Mobile LED Advertising
- Brand Activation
Dengan jaringan media yang luas dan dukungan media planning yang komprehensif, Morata membantu brand memilih kombinasi media yang paling sesuai dengan tujuan campaign dan target audience.
Media OOH tetap menjadi pilihan utama bagi banyak brand besar karena mampu memberikan jangkauan luas, frekuensi exposure tinggi, dan dampak yang kuat terhadap brand awareness. Billboard, videotron, MRT advertising, KRL advertising, airport advertising, hingga brand activation merupakan beberapa media yang paling sering digunakan untuk mendukung berbagai jenis campaign.
Dengan strategi media yang tepat dan kombinasi kanal yang sesuai, OOH dapat membantu brand membangun dominasi visual, meningkatkan brand recall, dan memperkuat posisi di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.