...

Perbedaan Brand Awareness dan Brand Recall dalam OOH Advertising

Daftar Isi
    Add a header to begin generating the table of contents
    Scroll to Top

    Dalam dunia pemasaran, istilah brand awareness dan brand recall sering digunakan secara bersamaan. Keduanya sama-sama berkaitan dengan bagaimana sebuah merek dikenal oleh masyarakat, tetapi memiliki makna dan tujuan yang berbeda.

    Memahami perbedaan kedua konsep ini sangat penting, terutama bagi perusahaan yang menjalankan campaign Out-of-Home (OOH) Advertising. Pasalnya, billboard, videotron, maupun media transit umumnya tidak dirancang untuk menghasilkan penjualan secara instan, melainkan membangun kesadaran dan memperkuat ingatan terhadap sebuah brand.

    Lalu, apa sebenarnya perbedaan antara brand awareness dan brand recall?

    Apa Itu Brand Awareness?

    Brand awareness adalah tingkat kesadaran masyarakat terhadap keberadaan suatu merek.

    Seseorang dikatakan memiliki brand awareness ketika mereka mengenali nama, logo, warna, atau identitas visual sebuah brand, meskipun belum pernah menggunakan produk atau layanannya.

    Misalnya, ketika Anda melihat logo sebuah perusahaan di billboard dan langsung mengetahui nama mereknya. Itulah bentuk brand awareness.

    Tujuan utama brand awareness adalah memastikan bahwa brand menjadi dikenal oleh sebanyak mungkin orang dalam target pasar.

    Apa Itu Brand Recall?

    Brand recall adalah kemampuan seseorang mengingat sebuah merek tanpa adanya bantuan visual atau petunjuk langsung.

    Contohnya, ketika seseorang ditanya:

    “Sebutkan merek air mineral yang Anda ketahui.”

    Jika mereka langsung menyebut salah satu merek tertentu, berarti brand tersebut memiliki brand recall yang baik.

    Brand recall menunjukkan bahwa sebuah merek telah berhasil menempati posisi di dalam ingatan konsumen.

    Perbedaan Brand Awareness dan Brand Recall

    Meskipun saling berkaitan, keduanya memiliki fokus yang berbeda.

    Brand AwarenessBrand Recall
    Masyarakat mengenali merek saat melihatnya.Masyarakat mampu mengingat merek tanpa melihatnya.
    Fokus pada pengenalan brand.Fokus pada daya ingat terhadap brand.
    Biasanya terjadi pada tahap awal customer journey.Terjadi ketika konsumen mulai mempertimbangkan pilihan.
    Bertujuan memperluas jangkauan pengenalan.Bertujuan menjadi merek pertama yang diingat.

    Singkatnya, brand awareness membuat orang mengenal brand, sedangkan brand recall membuat orang mengingat brand ketika mereka membutuhkan produk atau layanan tertentu.

    Mengapa Brand Awareness Penting dalam OOH?

    Media OOH memiliki jangkauan yang luas sehingga sangat efektif untuk membangun brand awareness.

    Melalui media seperti:

    • Billboard.
    • Videotron.
    • MRT Advertising.
    • KRL Advertising.
    • Transjakarta Advertising.
    • Airport Advertising.

    Brand dapat menjangkau ribuan hingga jutaan orang setiap hari.

    Semakin banyak orang melihat sebuah merek, semakin tinggi tingkat awareness yang terbentuk.

    Bagaimana OOH Membantu Meningkatkan Brand Recall?

    OOH tidak hanya membuat brand dikenal, tetapi juga membantu membangun brand recall melalui frekuensi paparan.

    Ketika seseorang melewati billboard yang sama setiap hari dalam perjalanan menuju kantor, mereka akan terus menerima paparan terhadap merek tersebut.

    Lama-kelamaan, nama brand akan lebih mudah muncul dalam ingatan ketika mereka membutuhkan produk atau layanan yang relevan.

    Inilah alasan mengapa campaign OOH umumnya berlangsung selama beberapa bulan.

    Faktor yang Memengaruhi Brand Recall

    Beberapa faktor yang membantu meningkatkan brand recall melalui OOH antara lain:

    • Frekuensi paparan yang tinggi.
    • Lokasi media yang strategis.
    • Desain billboard yang sederhana.
    • Pesan yang mudah dipahami.
    • Identitas visual yang konsisten.
    • Durasi campaign yang memadai.

    Semakin konsisten brand hadir di hadapan audiens, semakin besar peluang mereka mengingatnya.

    Contoh Perjalanan Konsumen

    Sebagai ilustrasi:

    Hari pertama, seseorang melihat billboard sebuah brand minuman baru.

    Hari ketiga, mereka kembali melihat billboard yang sama di perjalanan pulang.

    Seminggu kemudian, mereka melihat iklan brand tersebut di media sosial.

    Beberapa hari setelahnya, ketika berada di supermarket, mereka langsung mengenali dan memilih produk tersebut.

    Dalam contoh ini:

    • Billboard membantu membangun brand awareness.
    • Paparan berulang dan kombinasi dengan media lain memperkuat brand recall.

    Mengapa Brand Recall Lebih Sulit Dibangun?

    Mengenalkan sebuah merek relatif lebih mudah dibanding membuat orang mengingatnya.

    Brand recall membutuhkan:

    • Paparan berulang.
    • Konsistensi komunikasi.
    • Identitas visual yang kuat.
    • Pengalaman positif terhadap brand.
    • Kehadiran di berbagai media.

    Karena itu, campaign OOH sering dipadukan dengan media digital agar pesan brand diterima melalui berbagai saluran.

    Menggabungkan OOH dengan Digital Marketing

    Strategi omnichannel membantu mempercepat proses pembentukan awareness dan recall.

    Sebagai contoh:

    • Audiens melihat billboard.
    • Mereka mencari nama brand di Google.
    • Mengunjungi website.
    • Melihat iklan di media sosial.
    • Akhirnya melakukan pembelian.

    Semakin sering konsumen berinteraksi dengan brand di berbagai media, semakin kuat posisi brand tersebut dalam ingatan mereka.

    Bagaimana Mengukur Brand Awareness dan Brand Recall?

    Perusahaan dapat mengevaluasi keberhasilan campaign melalui beberapa indikator, seperti:

    Brand Awareness

    • Peningkatan jangkauan audiens.
    • Meningkatnya pengenalan terhadap logo atau nama brand.
    • Peningkatan pencarian nama brand di mesin pencari.

    Brand Recall

    • Kemampuan konsumen menyebut nama brand tanpa bantuan.
    • Peningkatan preferensi terhadap brand.
    • Meningkatnya kemungkinan brand dipilih saat proses pembelian.

    Evaluasi tersebut membantu perusahaan mengetahui apakah campaign telah mencapai tujuan yang diinginkan.

    Bangun Brand yang Mudah Diingat Bersama Morata Advertising

    Membangun brand awareness dan brand recall membutuhkan strategi media yang tepat, lokasi yang strategis, serta frekuensi paparan yang konsisten.

    Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Out-of-Home Advertising, Morata Advertising membantu brand merancang campaign yang mampu meningkatkan eksposur sekaligus memperkuat posisi merek di benak konsumen.

    Morata menyediakan berbagai solusi media, antara lain:

    • Billboard Advertising.
    • Videotron Advertising.
    • MRT Advertising.
    • KRL Advertising.
    • LRT Advertising.
    • Transjakarta Advertising.
    • Airport Advertising.
    • Taxi Advertising.
    • Ferry Advertising.
    • Rest Area Advertising.
    • Mobile LED Advertising.
    • Brand Activation.
    • Creative Billboard.

    Dengan jaringan media di berbagai kota di Indonesia dan layanan media planning yang komprehensif, Morata membantu perusahaan membangun campaign OOH yang efektif untuk meningkatkan brand awareness maupun brand recall.

    Brand awareness dan brand recall merupakan dua konsep yang berbeda tetapi saling melengkapi dalam strategi pemasaran. Brand awareness bertujuan membuat masyarakat mengenal sebuah merek, sedangkan brand recall bertujuan membuat mereka mengingat merek tersebut ketika membutuhkan produk atau layanan tertentu.

    Melalui jangkauan yang luas, lokasi strategis, dan frekuensi paparan yang tinggi, OOH Advertising menjadi salah satu media yang efektif untuk membangun keduanya. Ketika dikombinasikan dengan strategi digital yang tepat, OOH dapat membantu brand menciptakan hubungan yang lebih kuat dengan konsumen dan meningkatkan peluang dipilih di masa mendatang.

    Scroll to Top
    Seraphinite AcceleratorOptimized by Seraphinite Accelerator
    Turns on site high speed to be attractive for people and search engines.