SCBD atau Sudirman Central Business District merupakan salah satu kawasan yang identik dengan aktivitas bisnis dan perkantoran di Jakarta.
Selain gedung perkantoran, kawasan ini juga memiliki restoran, pusat lifestyle, hotel, venue, dan berbagai aktivitas yang membuat karakter audiensnya cukup beragam.
Bagi brand yang ingin membangun exposure di lingkungan seperti ini, ada beberapa pilihan media yang bisa dipertimbangkan.
Kenapa Beriklan di SCBD?
SCBD memiliki karakter sebagai kawasan bisnis sekaligus lifestyle.
Di satu sisi terdapat aktivitas perkantoran dan bisnis. Di sisi lain, terdapat berbagai tempat makan, hiburan, dan aktivitas komersial yang membuat kawasan ini tidak hanya ramai pada satu jenis aktivitas.
Karakter tersebut membuat iklan di SCBD dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan campaign, mulai dari corporate branding dan brand awareness hingga product launch dan campaign consumer.
Namun, media tetap perlu dipilih berdasarkan target audiens dan tujuan campaign.
Billboard di Sekitar SCBD
Billboard dapat menjadi salah satu pilihan ketika brand ingin membangun visibility di sekitar kawasan SCBD.
Format billboard cocok untuk pesan yang dapat dipahami dengan cepat, seperti brand campaign, product launch, tagline, maupun komunikasi promosi.
Sebelum memilih titik, perhatikan ukuran media, arah hadap, jarak pandang, serta kondisi lingkungan di sekitarnya.
Hal tersebut penting karena billboard yang berada di kawasan yang sama belum tentu memberikan karakter exposure yang sama.
Videotron untuk Pesan yang Lebih Dinamis
Jika campaign membutuhkan visual bergerak, videotron dapat menjadi alternatif dari billboard statis.
Format digital memungkinkan brand menampilkan motion graphic, video pendek, animasi, atau beberapa materi kreatif dalam satu media.
Hal ini dapat memberikan fleksibilitas lebih besar ketika campaign memiliki beberapa pesan atau membutuhkan visual yang lebih dinamis.
Namun, seperti billboard, pemilihan titik videotron tetap perlu mempertimbangkan visibility dan relevansinya dengan target audiens.
Media OOH di Area Perkantoran
SCBD memiliki banyak aktivitas yang berkaitan dengan dunia bisnis dan perkantoran.
Karena itu, media OOH di sekitar area perkantoran dapat menjadi pilihan bagi brand yang menyasar profesional, decision maker, maupun pekerja kantoran.
Kategori seperti financial services, teknologi, properti, otomotif, hospitality, dan business services dapat mempertimbangkan konteks kawasan ketika menentukan media.
Untuk brand B2B, kehadiran di lingkungan bisnis juga dapat digunakan sebagai salah satu bagian dari strategi membangun brand familiarity.
Media Transportasi di Sekitar SCBD
Audiens yang beraktivitas di SCBD tidak hanya berada di kawasan tersebut.
Mereka datang dari berbagai wilayah Jakarta dan Jabodetabek. Karena itu, media transportasi dapat menjadi pelengkap campaign.
Beberapa format yang dapat dipertimbangkan antara lain:
- MRT Branding
- KRL Branding
- TransJakarta Branding
- LRT Branding
- Taksi Branding
Media transportasi memungkinkan brand menjangkau audiens selama perjalanan menuju atau meninggalkan kawasan bisnis.
Dengan demikian, exposure tidak hanya terjadi ketika audiens berada di sekitar SCBD.
MRT Branding untuk Menjangkau Komuter
MRT menjadi salah satu pilihan yang relevan untuk campaign yang ingin menjangkau audiens yang melakukan perjalanan melalui koridor pusat Jakarta.
Format media dapat ditempatkan di area stasiun maupun bagian lain dari sistem MRT, tergantung inventory yang tersedia.
Untuk campaign yang menyasar profesional dan komuter, media MRT dapat dikombinasikan dengan OOH di kawasan bisnis untuk menciptakan beberapa touchpoint.
TransJakarta Branding
TransJakarta juga dapat menjadi pilihan ketika brand ingin memperluas campaign dari kawasan SCBD ke koridor perjalanan audiens.
Beberapa format yang umum digunakan dalam transportation branding antara lain full body branding, stiker kaca, interior branding, dan media digital.
Pemilihan format dapat disesuaikan dengan tujuan campaign dan karakter pesan yang ingin disampaikan.
JPO dan Media di Jalur Mobilitas
JPO juga dapat menjadi alternatif bagi brand yang ingin hadir di area dengan aktivitas kendaraan dan pedestrian.
Media jenis ini memiliki karakter yang berbeda dari billboard roadside karena berada pada jalur penyeberangan sekaligus dapat terlihat dari jalan.
Untuk campaign yang ingin membangun visibility di area perkotaan, JPO dapat menjadi salah satu bagian dari kombinasi OOH.
Bagaimana Memilih Media untuk Iklan di SCBD?
Banyaknya pilihan media membuat brand perlu menentukan prioritas sebelum campaign berjalan.
Tentukan siapa yang ingin dijangkau
SCBD memang identik dengan profesional dan pekerja kantoran, tetapi audiensnya tidak hanya itu.
Tentukan apakah campaign menyasar eksekutif, profesional muda, konsumen lifestyle, komunitas, atau audiens yang lebih luas.
Target tersebut akan membantu menentukan media yang paling relevan.
Sesuaikan media dengan pesan
Billboard statis cocok untuk pesan yang singkat dan mudah dikenali.
Sementara videotron dapat memberikan ruang lebih untuk motion graphic atau storytelling.
Media transportasi juga dapat digunakan ketika brand ingin membangun exposure selama perjalanan.
Perhatikan waktu exposure
Audiens tidak selalu melihat media dalam kondisi yang sama.
Billboard di jalan mungkin hanya terlihat beberapa detik, sementara media di area transit dapat memberikan kesempatan exposure yang berbeda.
Karena itu, materi kreatif perlu disesuaikan dengan konteks media.
Jangan bergantung pada satu media
Campaign di SCBD dapat menggunakan lebih dari satu format.
Misalnya, billboard digunakan untuk membangun visibility di sekitar kawasan, kemudian MRT atau TransJakarta digunakan untuk memperluas exposure selama perjalanan.
Pendekatan ini membuat OOH menjadi bagian dari media mix yang lebih menyeluruh.
Jadi, Media Apa yang Bisa Dipilih untuk Iklan di SCBD?
Tidak ada satu media yang paling tepat untuk semua campaign.
Billboard dapat digunakan untuk membangun visibility, videotron untuk visual yang lebih dinamis, sementara media transportasi dapat memperluas exposure selama perjalanan audiens.
Untuk campaign yang menyasar profesional dan audiens urban, SCBD dapat menjadi salah satu kawasan yang menarik untuk dipertimbangkan. Namun, lokasi dan format media tetap perlu disesuaikan dengan tujuan campaign.
Morata Advertising menyediakan berbagai pilihan media OOH dan transportation branding di Jakarta, mulai dari billboard, videotron, JPO, MRT, KRL, hingga TransJakarta. Pilihan media dapat disusun berdasarkan target audiens, area campaign, dan kebutuhan brand.