Hampir setiap hari kita melihat iklan yang menawarkan produk atau jasa. Mulai dari billboard di jalan, iklan di media sosial, hingga promosi yang muncul ketika mencari sesuatu di internet.
Sebagian besar iklan tersebut memiliki satu tujuan utama: membantu brand mendapatkan keuntungan dari produk atau jasa yang ditawarkan.
Iklan seperti ini dikenal sebagai iklan komersial.
Namun, iklan komersial tidak selalu berarti iklan yang secara langsung mengatakan “beli sekarang”. Campaign untuk membangun awareness, memperkenalkan produk, atau membentuk persepsi terhadap brand juga dapat menjadi bagian dari aktivitas komersial jika pada akhirnya mendukung tujuan bisnis.
Apa Itu Iklan Komersial?
Iklan komersial adalah iklan yang dibuat untuk mempromosikan produk, jasa, atau brand dengan tujuan mendukung kepentingan bisnis, seperti meningkatkan awareness, membangun minat, hingga mendorong penjualan.
Iklan komersial dapat digunakan oleh berbagai jenis bisnis, mulai dari:
- Perusahaan FMCG.
- Brand otomotif.
- Perbankan.
- Properti.
- E-commerce.
- Teknologi.
- Restoran.
- Jasa profesional.
Media yang digunakan juga sangat beragam, seperti:
- Billboard.
- Videotron.
- Televisi.
- Radio.
- Media sosial.
- Search Ads.
- Display Ads.
- Transit advertising.
- Website.
Apa Tujuan Iklan Komersial?
Tujuan iklan komersial tidak selalu sama. Bergantung pada kondisi brand dan campaign, beberapa tujuan yang umum adalah sebagai berikut.
1. Meningkatkan Brand Awareness
Sebelum konsumen membeli, mereka perlu mengenal brand terlebih dahulu.
Iklan dapat membantu memperkenalkan nama, produk, maupun identitas brand kepada target audience.
Contohnya brand baru menggunakan billboard di beberapa kota untuk memperkenalkan keberadaannya.
Tujuannya bukan langsung mendapatkan transaksi dari setiap orang yang melihat iklan, tetapi meningkatkan awareness di pasar.
2. Memperkenalkan Produk Baru
Ketika meluncurkan produk baru, brand perlu membuat target audience mengetahui keberadaan produk tersebut.
Iklan dapat digunakan untuk menyampaikan:
- Nama produk.
- Fungsi.
- Manfaat.
- Keunggulan.
- Cara mendapatkan produk.
Misalnya:
“Kenalkan produk terbaru kami.”
Kemudian informasi mengenai produk ditampilkan melalui berbagai media.
3. Membangun Brand Image
Iklan komersial juga dapat digunakan untuk membentuk persepsi tertentu.
Misalnya brand ingin dikenal sebagai:
- Premium.
- Modern.
- Inovatif.
- Terpercaya.
- Ramah lingkungan.
Pesan, visual, tone, dan media yang digunakan dapat dirancang untuk mendukung positioning tersebut.
4. Meningkatkan Consideration
Setelah mengetahui sebuah brand, konsumen belum tentu langsung membeli.
Mereka mungkin mencari informasi, membandingkan produk, dan mempertimbangkan alternatif.
Iklan dapat membantu brand menjelaskan:
Mengapa konsumen perlu mempertimbangkan produk tersebut?
Caranya dapat melalui:
- Product benefit.
- Keunggulan.
- Testimoni.
- Demonstrasi.
- Comparison.
- Product education.
5. Mendorong Penjualan
Ini merupakan salah satu tujuan yang paling mudah dikaitkan dengan iklan komersial.
Pesan dapat dibuat lebih langsung, misalnya:
“Pesan Sekarang.”
“Dapatkan Promo Hari Ini.”
“Kunjungi Toko Terdekat.”
Namun, penjualan bukan satu-satunya tujuan iklan komersial.
Ciri-Ciri Iklan Komersial
Ada beberapa karakteristik yang umum ditemukan.
Memiliki Tujuan Bisnis
Iklan dibuat untuk mendukung kepentingan bisnis brand.
Memiliki Target Audience
Pesan biasanya dirancang untuk kelompok audience tertentu.
Menawarkan Produk atau Jasa
Ada sesuatu yang ditawarkan kepada pasar, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Menggunakan Pesan Persuasif
Iklan dapat menggunakan pesan yang bertujuan memengaruhi persepsi atau keputusan audience.
Menggunakan Media
Iklan dapat ditempatkan pada media yang sesuai dengan target dan objective campaign.
Contoh Iklan Komersial
Iklan Produk Makanan
“Coba rasa baru yang lebih creamy.”
Brand memperkenalkan varian produk baru sekaligus membangun ketertarikan.
Iklan Otomotif
“Saatnya Upgrade Perjalanan.”
Pesan dapat digunakan untuk memperkenalkan kendaraan baru tanpa harus langsung mencantumkan promo.
Iklan Properti
“Hunian Nyaman, Dekat ke Mana-Mana.”
Fokusnya adalah menjual value dan positioning proyek.
Iklan Jasa
“Bawa Brand Anda Lebih Dekat ke Audiens.”
Pesan menawarkan solusi kepada calon pelanggan tanpa harus langsung menggunakan hard selling.
Jenis Iklan Komersial Berdasarkan Tujuannya
Iklan komersial dapat dibedakan berdasarkan fokus campaign.
1. Iklan untuk Awareness
Tujuan utamanya membuat audience mengenal brand atau produk.
Contohnya billboard dengan visual produk, logo, dan tagline.
2. Iklan untuk Product Launch
Digunakan ketika brand memperkenalkan produk baru.
Pesan biasanya berfokus pada:
Apa produknya → Apa manfaatnya → Di mana mendapatkannya.
3. Iklan Persuasif
Bertujuan membangun preferensi terhadap suatu brand atau produk.
Contohnya:
“Lebih cepat. Lebih praktis.”
Pesan menekankan alasan mengapa audience perlu memilih produk tersebut.
4. Iklan Promotional
Digunakan untuk mengkomunikasikan penawaran tertentu.
Contohnya:
“Diskon 30% sampai akhir bulan.”
Biasanya memiliki periode yang jelas dan CTA yang lebih langsung.
Iklan Komersial Tidak Selalu Hard Selling
Ini poin yang penting.
Ada anggapan bahwa iklan komersial harus selalu berisi:
Harga + Diskon + Promo + “Beli Sekarang”.
Padahal tidak demikian.
Brand besar sering menggunakan iklan komersial untuk membangun brand equity dalam jangka panjang.
Misalnya sebuah campaign hanya menampilkan:
Logo
Visual
Tagline
Tanpa harga maupun promo.
Jika campaign tersebut bertujuan memperkuat brand dan mendukung kepentingan bisnis, tetap dapat dikategorikan sebagai aktivitas advertising komersial.
Perbedaan Iklan Komersial dan Nonkomersial
| Faktor | Iklan Komersial | Iklan Nonkomersial |
|---|---|---|
| Tujuan utama | Kepentingan bisnis | Kepentingan sosial/publik |
| Fokus | Produk, jasa, brand | Isu atau pesan publik |
| Hasil yang diharapkan | Awareness, consideration, sales | Perubahan awareness atau perilaku sosial |
| Contoh | Iklan produk | Kampanye keselamatan lalu lintas |
Contoh iklan nonkomersial dapat berupa kampanye mengenai:
- Keselamatan berkendara.
- Kebersihan lingkungan.
- Kesadaran masyarakat.
- Pencegahan tindakan berbahaya.
Tujuan utamanya bukan menjual produk.
Media yang Digunakan untuk Iklan Komersial
Hampir semua media advertising dapat digunakan.
Media Digital
- Search Ads.
- Social media advertising.
- Display advertising.
- Video advertising.
- Website.
Media Konvensional
- Televisi.
- Radio.
- Majalah.
- Surat kabar.
Media OOH
- Billboard.
- Videotron.
- JPO.
- Transit advertising.
- Airport advertising.
- Rest area advertising.
- Bus branding.
- KRL branding.
Pemilihan media sebaiknya disesuaikan dengan target audience dan tujuan campaign, bukan hanya mengikuti media yang sedang populer.
Bagaimana Membuat Iklan Komersial yang Efektif?
Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:
Tentukan Tujuan
Jangan mulai dari pertanyaan:
“Mau pasang iklan di mana?”
Mulai dari:
“Apa yang ingin dicapai?”
Kenali Audience
Pahami siapa yang ingin dijangkau dan bagaimana perilaku mereka.
Buat Pesan yang Relevan
Pesan harus menjawab kebutuhan atau perhatian target audience.
Pilih Media yang Tepat
Sesuaikan media dengan kebiasaan audience dan karakter campaign.
Buat Creative yang Mudah Dipahami
Terutama pada media dengan waktu exposure singkat, pesan perlu disampaikan secara sederhana.
Tentukan KPI
Keberhasilan campaign perlu diukur berdasarkan objective.
Misalnya:
- Reach.
- Impressions.
- Frequency.
- Engagement.
- Website traffic.
- Leads.
- Sales.
Iklan komersial adalah iklan yang digunakan untuk mempromosikan produk, jasa, atau brand dalam rangka mendukung tujuan bisnis.
Tujuannya dapat berupa:
- Membangun awareness.
- Memperkenalkan produk.
- Membangun brand image.
- Meningkatkan consideration.
- Mendorong penjualan.
Jadi, iklan komersial tidak selalu berarti hard selling. Sebuah brand dapat menggunakan iklan untuk membangun hubungan dan persepsi dalam jangka panjang sebelum konsumen akhirnya melakukan pembelian.
Pada akhirnya, iklan komersial yang baik bukan hanya tentang menjual produk, tetapi tentang menyampaikan alasan yang relevan kepada audience mengapa sebuah brand layak diperhatikan dan dipertimbangkan.