Salah satu pertanyaan yang sering diajukan oleh brand sebelum menjalankan Out-of-Home (OOH) Advertising adalah, “Berapa lama sebaiknya campaign dipasang?”
Tidak sedikit perusahaan yang berharap campaign dapat memberikan hasil maksimal hanya dalam beberapa minggu. Padahal, OOH merupakan media yang bekerja melalui paparan berulang (repeated exposure). Audiens perlu melihat iklan beberapa kali sebelum mereka mulai mengenali, mengingat, hingga mempertimbangkan sebuah brand.
Karena itu, menentukan durasi campaign bukan sekadar menyesuaikan anggaran, tetapi juga harus mempertimbangkan tujuan pemasaran, karakteristik target audiens, serta jenis media yang digunakan.
Mengapa Durasi Campaign Sangat Penting?
OOH berbeda dengan iklan digital yang dapat menghasilkan klik dalam hitungan menit. Media luar ruang lebih berfokus pada membangun awareness dan memperkuat posisi brand di benak konsumen.
Durasi campaign yang tepat membantu:
- Meningkatkan brand awareness.
- Memperkuat brand recall.
- Meningkatkan frekuensi paparan.
- Mengoptimalkan investasi media.
- Memberikan waktu bagi audiens untuk mengenali brand.
Campaign yang terlalu singkat sering kali belum cukup untuk memberikan dampak yang signifikan.
OOH Mengandalkan Frekuensi Paparan
Salah satu kekuatan utama OOH adalah frekuensi.
Ketika seseorang melewati billboard atau videotron yang sama setiap hari, mereka akan terus menerima paparan terhadap brand tersebut.
Seiring waktu, paparan yang berulang membantu:
- Meningkatkan pengenalan brand.
- Mempermudah audiens mengingat pesan.
- Membangun kepercayaan terhadap perusahaan.
- Meningkatkan peluang brand dipilih saat konsumen membutuhkan produk atau layanan.
Inilah alasan mengapa durasi campaign menjadi faktor yang sangat penting.
Tentukan Durasi Berdasarkan Tujuan Campaign
Tidak semua campaign membutuhkan durasi yang sama.
Berikut beberapa contoh yang umum digunakan.
Product Launch
Peluncuran produk biasanya membutuhkan campaign selama 2–3 bulan.
Periode ini memberikan waktu yang cukup untuk memperkenalkan produk baru kepada target audiens sekaligus membangun awareness.
Brand Awareness
Campaign yang bertujuan meningkatkan brand awareness umumnya berjalan minimal 3 bulan.
Durasi tersebut membantu menciptakan frekuensi paparan yang cukup agar brand lebih mudah diingat.
Corporate Branding
Untuk membangun citra perusahaan, campaign sering kali berlangsung 6 bulan hingga 1 tahun atau bahkan lebih.
Corporate branding membutuhkan konsistensi agar perusahaan tetap hadir dalam benak masyarakat.
Event atau Grand Opening
Campaign event biasanya memiliki durasi yang lebih pendek, sekitar 2–4 minggu sebelum acara berlangsung.
Tujuannya adalah membangun antusiasme menjelang hari pelaksanaan.
Campaign Musiman
Untuk momentum seperti Ramadan, Natal, Tahun Baru, atau musim liburan, campaign biasanya dimulai beberapa minggu sebelum periode tersebut agar awareness terbentuk lebih awal.
Pertimbangkan Jenis Media yang Digunakan
Durasi campaign juga dipengaruhi oleh media OOH yang dipilih.
Billboard
Billboard sangat efektif untuk campaign jangka menengah hingga panjang karena memberikan paparan secara konsisten selama 24 jam setiap hari.
Videotron
Videotron cocok untuk campaign yang lebih dinamis, seperti promosi terbatas, peluncuran produk, atau event.
Kontennya dapat diperbarui dengan mudah sesuai kebutuhan.
Transit Advertising
Media seperti MRT Advertising, KRL Advertising, LRT Advertising, dan Transjakarta Advertising ideal untuk campaign yang ingin menjangkau komuter harian secara berulang.
Sesuaikan dengan Perjalanan Target Audiens
Pahami bagaimana target audiens beraktivitas setiap hari.
Misalnya:
- Komuter yang melewati jalan utama setiap pagi.
- Pengguna MRT atau KRL.
- Pengunjung pusat bisnis.
- Wisatawan di bandara.
- Pengendara yang melintasi jalan tol.
Semakin sering target audiens melewati lokasi media, semakin besar manfaat dari campaign dengan durasi yang lebih panjang.
Jangan Hanya Berpatokan pada Anggaran
Anggaran memang menjadi pertimbangan penting, tetapi bukan satu-satunya faktor dalam menentukan durasi.
Campaign yang terlalu singkat mungkin terlihat lebih hemat, tetapi belum tentu efektif dalam membangun awareness.
Dalam banyak kasus, lebih baik memilih beberapa lokasi strategis dengan durasi yang lebih panjang dibanding memasang banyak media hanya dalam waktu singkat.
Evaluasi Campaign Secara Berkala
Meskipun campaign sudah berjalan, evaluasi tetap perlu dilakukan.
Beberapa indikator yang dapat dipantau meliputi:
- Peningkatan brand awareness.
- Pencarian nama brand di mesin pencari.
- Traffic website.
- Jumlah lead.
- Respons terhadap campaign digital.
- Kunjungan ke toko atau showroom.
Hasil evaluasi dapat menjadi dasar untuk memperpanjang, menyesuaikan, atau mengembangkan campaign berikutnya.
Kesalahan yang Sering Terjadi
Beberapa kesalahan yang masih sering dilakukan dalam menentukan durasi campaign adalah:
- Memasang billboard hanya selama beberapa minggu untuk membangun brand awareness.
- Menghentikan campaign sebelum audiens memperoleh paparan yang cukup.
- Menentukan durasi hanya berdasarkan anggaran.
- Tidak menyesuaikan durasi dengan tujuan campaign.
- Tidak melakukan evaluasi selama campaign berlangsung.
Menghindari kesalahan tersebut akan membantu meningkatkan efektivitas investasi media.
Rancang Durasi Campaign yang Tepat Bersama Morata Advertising
Menentukan durasi campaign membutuhkan pemahaman mengenai karakteristik media, perilaku target audiens, serta tujuan pemasaran yang ingin dicapai.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Out-of-Home Advertising, Morata Advertising membantu brand menyusun strategi campaign yang optimal, termasuk menentukan durasi pemasangan media berdasarkan kebutuhan bisnis.
Morata menyediakan berbagai solusi media, seperti:
- Billboard Advertising.
- Videotron Advertising.
- MRT Advertising.
- KRL Advertising.
- LRT Advertising.
- Transjakarta Advertising.
- Airport Advertising.
- Taxi Advertising.
- Ferry Advertising.
- Rest Area Advertising.
- Mobile LED Advertising.
- Brand Activation.
- Creative Billboard.
Didukung layanan media planning dan jaringan media di berbagai kota di Indonesia, Morata membantu perusahaan merancang campaign yang mampu memberikan exposure maksimal sekaligus mendukung pencapaian tujuan pemasaran.
Kesimpulan
Tidak ada durasi campaign OOH yang berlaku untuk semua brand. Waktu pemasangan harus disesuaikan dengan tujuan campaign, karakteristik target audiens, jenis media, serta strategi pemasaran secara keseluruhan.
Campaign yang berlangsung lebih lama umumnya memberikan frekuensi paparan yang lebih tinggi, sehingga mampu meningkatkan brand awareness dan brand recall secara lebih efektif. Dengan perencanaan yang matang dan evaluasi berkala, OOH dapat menjadi investasi pemasaran yang memberikan dampak jangka panjang bagi pertumbuhan brand.