Cara Menyewa Billboard di Jakarta dengan Harga Terjangkau

cara Sewa Billboard Jakarta
Daftar Isi
    Add a header to begin generating the table of contents
    Scroll to Top

    Cara menyewa billboard di Jakarta dengan harga terjangkau sering menjadi pertanyaan bagi bisnis yang ingin meningkatkan visibilitas tanpa menghabiskan anggaran besar.

    Jakarta adalah kota dengan kompetisi tinggi, sehingga billboard menjadi media iklan yang efektif untuk menjangkau ribuan hingga jutaan mata dalam sehari. Namun, dengan strategi yang tepat, Anda tetap bisa memasang billboard berkualitas tanpa biaya berlebihan.

    Cara Menyewa Billboard di Jakarta dengan Harga Terjangkau

    Berikut adalah panduan lengkap mulai dari riset lokasi, negosiasi, hingga tips mendapatkan harga yang lebih hemat.

    1. Tentukan Tujuan Iklan Anda Terlebih Dahulu

    Sebelum menyewa billboard, tentukan tujuan kampanye:

    • Branding jangka panjang

    • Promosi event

    • Launching produk

    • Informasi promo

    Tujuan ini memengaruhi: lokasi, ukuran billboard, hingga durasi sewa yang Anda butuhkan.

    2. Pilih Lokasi yang Tepat dan Efektif

    Di Jakarta, lokasi menentukan 70% keberhasilan billboard.
    Lokasi populer dan ramai:

    • Jalan Sudirman–Thamrin

    • Gatot Subroto

    • MT Haryono

    • Casablanca

    • Tol Jakarta–Cikampek

    • Slipi & Tomang

    Namun, untuk mendapatkan harga terjangkau, pertimbangkan lokasi:

    • Dekat lampu merah dengan durasi berhenti panjang

    • Arah pulang-pergi kantor (morning & evening traffic)

    • Jalan protokol alternatif yang tetap ramai

    Lokasi tidak harus premium, tetapi harus strategis dan relevan dengan target audiens.

    3. Sesuaikan Ukuran Media dengan Budget

    Jenis dan ukuran media outdoor sangat memengaruhi harga:

    • Billboard 4×8 / 5×10 meter → relatif lebih murah

    • Mega Billboard / videotron → lebih mahal

    • Baliho & spanduk komersial → opsi paling hemat

    • Bilboard size jumbo > 8×16 meter → untuk brand besar

    Jika ingin hemat, pilih ukuran sedang dengan posisi yang tepat.

    4. Gunakan Durasi Sewa yang Lebih Panjang

    Durasi sewa 3–6 bulan memberikan:

    • Harga lebih murah per bulan

    • Keuntungan branding jangka panjang

    • Proses perizinan lebih efisien

    Sewa 1 bulan biasanya paling mahal secara “cost per bulan”.

    5. Bandingkan Penawaran dari Beberapa Vendor

    Vendor outdoor di Jakarta sangat banyak.
    Agar dapat harga terbaik:

    • Minta penawaran dari minimal 3 vendor

    • Cek apakah sudah termasuk printing & pemasangan

    • Pastikan sudut pandang (view angle) jelas

    • Tanyakan data traffic (LHR)

    Vendor yang memiliki media sendiri biasanya lebih murah dibanding broker.

    6. Manfaatkan Billboard Non-Premium yang Tetap Ramai

    Tips untuk mendapatkan harga jauh lebih murah:

    • Pilih billboard di jalan komuter

    • Dekat sekolah atau kampus

    • Dekat kawasan industri

    • Dekat area perumahan padat

    Lokasi non-SCBD tapi ramai kendaraan sering memberi efektivitas lebih tinggi dengan biaya lebih kecil.

    7. Lakukan Negosiasi Harga dan Fasilitas

    Beberapa hal bisa dinegosiasikan:

    • Free desain kreatif

    • Free revisi desain

    • Free produksi spanduk cadangan

    • Antivandalism (proteksi)

    • Pencahayaan full LED

    • Bonus slot di platform digital (jika vendor menyediakan)

    Jangan takut untuk meminta best price, terutama jika durasi sewa lebih panjang.

    Kesimpulan

    Menyewa billboard di Jakarta tidak selalu mahal. Dengan pemilihan lokasi yang tepat, negosiasi yang cerdas, dan pemahaman jenis media, Anda bisa mendapatkan harga terjangkau tanpa mengurangi kualitas eksposur. Billboard tetap menjadi media paling efektif untuk menjangkau massa dan meningkatkan awareness brand.

    Butuh rekomendasi billboard, videotron, atau outdoor advertising di Jakarta dengan harga terjangkau?
    Hubungi Morata Advertising dan dapatkan penawaran terbatas!

    Scroll to Top