Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, memiliki produk berkualitas saja tidak cukup. Brand juga harus mampu meninggalkan kesan yang kuat agar mudah diingat oleh konsumen. Ketika pelanggan langsung teringat pada sebuah merek saat membutuhkan produk atau layanan tertentu, peluang terjadinya pembelian akan semakin besar.
Membangun brand yang mudah diingat membutuhkan strategi yang konsisten, mulai dari identitas visual, pesan komunikasi, hingga pemilihan media promosi yang tepat. Semakin sering audiens berinteraksi dengan brand, semakin kuat pula posisi brand tersebut di benak mereka.
Mengapa Brand yang Mudah Diingat Itu Penting?
Brand yang mudah diingat memberikan berbagai keuntungan bagi bisnis, antara lain:
- Meningkatkan brand awareness.
- Memperkuat brand recall.
- Membangun kepercayaan pelanggan.
- Membedakan brand dari kompetitor.
- Meningkatkan peluang pembelian.
- Mendukung loyalitas pelanggan.
Semakin kuat sebuah brand diingat, semakin kecil usaha yang dibutuhkan untuk menarik perhatian pelanggan pada campaign berikutnya.
Bangun Identitas Brand yang Konsisten
Langkah pertama adalah memiliki identitas brand yang jelas dan konsisten.
Beberapa elemen yang perlu diperhatikan meliputi:
- Logo.
- Warna brand.
- Tipografi.
- Slogan.
- Gaya visual.
- Nada komunikasi.
Konsistensi pada seluruh media promosi akan membantu audiens lebih mudah mengenali brand.
Tentukan Nilai yang Ingin Disampaikan
Brand yang kuat tidak hanya dikenal karena logonya, tetapi juga karena nilai yang dibawanya.
Tentukan pesan utama yang ingin ditanamkan kepada audiens, misalnya:
- Inovatif.
- Terpercaya.
- Berkualitas.
- Cepat.
- Ramah.
- Premium.
Pesan tersebut harus tercermin dalam setiap aktivitas pemasaran.
Gunakan Nama dan Slogan yang Mudah Diingat
Nama brand dan slogan sebaiknya:
- Singkat.
- Mudah diucapkan.
- Mudah dieja.
- Relevan dengan bisnis.
- Memiliki pesan yang jelas.
Slogan yang sederhana akan lebih mudah melekat di ingatan konsumen, terutama jika digunakan secara konsisten.
Bangun Konsistensi di Berbagai Media
Brand akan lebih mudah diingat jika tampil konsisten di semua channel komunikasi.
Gunakan identitas visual yang sama pada:
- Website.
- Media sosial.
- Billboard.
- LED Videotron.
- Materi promosi.
- Presentasi perusahaan.
Konsistensi menciptakan pengalaman yang lebih kuat bagi audiens.
Manfaatkan Media OOH untuk Meningkatkan Exposure
Media Out-of-Home (OOH) merupakan salah satu cara efektif untuk meningkatkan visibilitas brand.
Beberapa media yang dapat digunakan antara lain:
- Billboard Advertising.
- LED Videotron.
- MRT Advertising.
- KRL Advertising.
- LRT Advertising.
- Transjakarta Advertising.
- Airport Advertising.
- Rest Area Advertising.
Paparan yang berulang di lokasi strategis membantu memperkuat brand recognition dan brand recall.
Pilih Lokasi yang Tepat
Lokasi media memiliki pengaruh besar terhadap keberhasilan campaign.
Pilih lokasi yang:
- Memiliki lalu lintas tinggi.
- Banyak dilalui target audiens.
- Mudah terlihat.
- Memberikan waktu paparan yang cukup.
Lokasi strategis membuat brand lebih sering dilihat oleh calon pelanggan.
Buat Pesan yang Sederhana
Audiens hanya memiliki waktu beberapa detik untuk menangkap isi iklan, terutama pada media OOH.
Karena itu, gunakan:
- Headline singkat.
- Visual yang kuat.
- Logo yang jelas.
- Call to action sederhana.
Pesan yang sederhana akan lebih mudah dipahami dan diingat.
Tingkatkan Frekuensi Paparan
Brand yang mudah diingat tidak dibangun melalui satu kali tayang iklan.
Semakin sering audiens melihat brand, semakin besar kemungkinan mereka mengingatnya ketika membutuhkan produk atau layanan yang ditawarkan.
Karena itu, banyak perusahaan menjalankan campaign dalam durasi beberapa bulan agar mendapatkan frekuensi paparan yang optimal.
Integrasikan Media OOH dan Digital
Brand yang kuat biasanya hadir di berbagai channel secara bersamaan.
Contoh strategi yang dapat diterapkan:
- Billboard untuk meningkatkan brand awareness.
- LED Videotron untuk menarik perhatian melalui visual dinamis.
- Transit Advertising untuk memperluas jangkauan.
- Google Ads untuk menjangkau calon pelanggan yang sedang mencari informasi.
- Media sosial untuk membangun interaksi.
- Website sebagai pusat informasi dan konversi.
Pendekatan omnichannel membantu menciptakan pengalaman brand yang konsisten.
Evaluasi Perkembangan Brand
Setelah campaign berjalan, lakukan evaluasi secara berkala.
Beberapa indikator yang dapat digunakan meliputi:
- Brand awareness.
- Brand recall.
- Traffic website.
- Peningkatan pencarian nama brand.
- Engagement media sosial.
- Jumlah leads.
- Penjualan.
Evaluasi membantu mengetahui strategi yang paling efektif untuk memperkuat posisi brand.
Bangun Brand yang Kuat Bersama Morata Advertising
Membangun brand yang mudah diingat membutuhkan media dengan jangkauan luas dan paparan yang konsisten.
Morata Advertising menyediakan berbagai solusi media OOH yang membantu brand meningkatkan visibilitas di berbagai kota di Indonesia.
Layanan yang tersedia meliputi:
- Billboard Advertising.
- LED Videotron.
- MRT Advertising.
- KRL Advertising.
- LRT Advertising.
- Transjakarta Advertising.
- Airport Advertising.
- Rest Area Advertising.
- Mobile LED Advertising.
- Brand Activation.
- Creative Billboard.
Didukung layanan media planning dan jaringan media yang luas, Morata membantu perusahaan memilih media yang tepat untuk meningkatkan brand awareness, memperkuat brand recall, dan membangun citra brand yang kuat.
Membangun brand yang mudah diingat membutuhkan strategi yang konsisten, mulai dari identitas visual, pesan komunikasi, hingga pemilihan media promosi yang tepat. Media OOH seperti billboard, LED videotron, dan transit advertising berperan penting dalam meningkatkan exposure dan memperkuat ingatan audiens terhadap sebuah brand.
Dengan mengombinasikan media OOH dan digital melalui strategi omnichannel, perusahaan dapat membangun brand yang lebih kuat, lebih dikenal, dan lebih mudah menjadi pilihan utama konsumen.