Jika Anda mencari media promosi yang mampu menjangkau audiens luas secara rutin setiap hari, iklan di KRL (Kereta Rel Listrik) adalah pilihan yang sangat efektif.
Tingginya jumlah penumpang harian, frekuensi perjalanan yang konsisten, serta durasi paparan yang lama menjadikan iklan di KRL sebagai media yang ideal untuk meningkatkan awareness.
Namun, banyak pemasar dan pemilik brand bertanya: “Berapa biaya pasang iklan di KRL per bulan?” Artikel ini akan memberikan gambaran estimasi budget dan faktor yang memengaruhi biaya tersebut.
Estimasi Biaya Pasang Iklan di KRL per Bulan
Rata-rata biaya pemasangan iklan di KRL per bulan berkisar mulai dari Rp15.000.000 – Rp200.000.000+, tergantung format media, jalur operasional, durasi kontrak, dan ukuran visual.
Berikut estimasi kisaran harga berdasarkan jenis media yang umum digunakan:
1. Branding Interior (Sticker Dalam Kereta)
Media interior banyak digunakan karena langsung terlihat oleh penumpang selama perjalanan.
Estimasi biaya:
Harga mulai: ± Rp15.000.000 – Rp50.000.000/bulan
Cocok untuk:
✔ Brand awareness
✔ Promosi produk lifestyle
✔ Komunikasi edukatif
Kelebihannya adalah durasi tatapan panjang karena penumpang berada di dalam kereta selama 20–60 menit per perjalanan.
2. Body Branding KRL (Full/Partial Exterior)
Jenis ini mencakup visual branding di badan kereta, baik full wrapping maupun sebagian.
Estimasi biaya:
Harga mulai: ± Rp80.000.000 – Rp200.000.000+/bulan
Kelebihan media ini:
✔ Tingkat exposure tinggi
✔ Terlihat sepanjang rute perjalanan
✔ Potensial menjangkau pengguna jalan dan area stasiun
Body branding termasuk media premium karena cakupan visualnya luas dan skalanya besar.
3. Branding di Area Stasiun KRL
Selain dalam kereta, terdapat media iklan di platform, gate, sampai digital screen.
Estimasi biaya bulanan:
Poster/Signage: Rp7.000.000 – Rp30.000.000/bulan
Videotron / Digital Screen: Rp10.000.000 – Rp60.000.000/bulan
Jenis media ini efektif karena penumpang biasanya menunggu kereta selama beberapa menit sehingga potensi eksposurnya tinggi.
Faktor yang Menentukan Biaya Iklan di KRL
Setiap media memiliki variabel harga, namun beberapa faktor utama yang memberi pengaruh adalah:
✓ Lokasi
Beberapa jalur memiliki traffic lebih tinggi, misalnya:
Jabodetabek
Jogja – Solo
Semakin ramai jalur, semakin besar nilai exposure.
✓ Jenis Media
Full wrapping tentunya lebih mahal dibanding interior branding sederhana.
✓ Durasi Penayangan
Semakin lama durasi kontrak, biasanya semakin efisien per bulannya.
Contoh:
Harga 6 bulan bisa lebih hemat dibanding 1 bulan.
✓ Jumlah Unit Kereta
Lebih banyak unit berarti eksposur lebih masif.
Kenapa Brand Harus Memilih Iklan di KRL?
Momentum melihat iklan terjadi ketika penumpang berada di kondisi santai dan idle. Ini menjadikan pesan iklan mudah diterima, terutama untuk brand dengan tujuan awareness maupun edukasi produk.
Keunggulannya:
⭐ Durasi lihat tinggi
⭐ Audiens stabil setiap hari
⭐ Penumpang dari berbagai area ekonomi
⭐ Cocok untuk scale-up brand nasional
Tips Sebelum Memasang Iklan di KRL
✔ Tentukan tujuan kampanye (brand awareness, launching produk, promo daerah tertentu)
✔ Pilih jalur operasional sesuai target geografi
✔ Gunakan CTA sederhana dan mudah diingat
✔ Buat desain visual dengan teks besar dan kontras
Kesimpulan
Biaya pasang iklan di KRL per bulan sangat fleksibel karena dipengaruhi jenis media, wilayah, dan durasi pemasangan. Secara umum, brand bisa memulai dari Rp15 juta – Rp200 juta+ per bulan.
Kombinasi audiens komuter yang konsisten dan durasi paparan panjang menjadikan KRL sebagai media OOH yang sangat ideal untuk meningkatkan awareness dalam waktu cepat. Ingin brand Anda tampil di KRL? Hubungi Morata Advertising dan dapatkan penawaran menarik!
