Apa Saja Tahapan Produksi Sebuah Iklan?

Daftar Isi
    Add a header to begin generating the table of contents
    Scroll to Top

    Sebuah iklan yang terlihat sederhana sebenarnya melewati berbagai proses sebelum akhirnya tampil di hadapan audience. Mulai dari menentukan tujuan, membuat konsep, memproduksi materi, hingga memastikan iklan tayang sesuai rencana.

    Setiap jenis iklan memiliki proses yang berbeda. Namun, secara umum, tahapan produksi iklan dapat dibagi menjadi beberapa tahap berikut.

    1. Menentukan Tujuan Iklan

    Tahap pertama adalah menentukan apa yang ingin dicapai melalui iklan.

    Tujuannya bisa berupa:

    • Meningkatkan brand awareness
    • Memperkenalkan produk baru
    • Mempromosikan produk atau layanan
    • Meningkatkan penjualan
    • Membangun citra brand

    Tujuan ini akan menjadi dasar dalam menentukan konsep, pesan, media, hingga target audience.

    2. Menentukan Target Audience

    Setelah tujuan ditentukan, brand perlu mengetahui siapa yang ingin dijangkau.

    Informasi seperti usia, lokasi, kebiasaan, kebutuhan, hingga perilaku audience dapat membantu menentukan pendekatan komunikasi yang tepat.

    Misalnya, campaign untuk produk yang menyasar pekerja di perkotaan tentu membutuhkan pendekatan media yang berbeda dengan campaign untuk keluarga di daerah tertentu.

    3. Menyusun Konsep dan Pesan Iklan

    Berikutnya adalah menentukan big idea atau konsep utama campaign.

    Pada tahap ini, tim akan menentukan pesan apa yang ingin disampaikan dan bagaimana cara membuatnya menarik bagi target audience.

    Untuk billboard atau media OOH, misalnya, konsep perlu mempertimbangkan kondisi audience yang biasanya hanya memiliki beberapa detik untuk melihat iklan.

    Karena itu, pesan perlu dibuat singkat, jelas, dan mudah dipahami.

    4. Membuat Materi Iklan

    Setelah konsep disepakati, proses produksi materi dapat dimulai.

    Jenis materinya bergantung pada media yang digunakan. Untuk iklan digital, misalnya, materi dapat berupa banner, video, atau konten media sosial.

    Sementara untuk OOH, materi dapat berupa desain billboard, videotron, branding halte, branding kendaraan, dan berbagai format media luar ruang lainnya.

    BACA :  Billboard Bogor untuk Promosi Produk

    Pada tahap ini, copywriting, desain, fotografi, video, ilustrasi, dan elemen visual lainnya dapat dikerjakan sesuai kebutuhan.

    5. Review dan Revisi

    Materi yang sudah dibuat kemudian diperiksa oleh pihak terkait, termasuk brand dan agency.

    Review dilakukan untuk memastikan visual, copy, logo, informasi produk, hingga pesan campaign sudah sesuai dengan brief.

    Jika terdapat bagian yang belum sesuai, materi akan direvisi sebelum masuk ke tahap produksi atau penayangan.

    6. Produksi dan Persiapan Tayang

    Setelah materi mendapatkan persetujuan, iklan masuk ke tahap produksi atau persiapan tayang.

    Untuk iklan video, misalnya, tahap ini dapat mencakup proses shooting, editing, sound mixing, dan finalisasi video.

    Untuk OOH, prosesnya dapat meliputi pencetakan materi, produksi media, instalasi, hingga persiapan teknis di lokasi.

    7. Penayangan Iklan

    Setelah semua persiapan selesai, iklan mulai ditayangkan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

    Pada tahap ini, penting untuk memastikan iklan benar-benar muncul pada media, lokasi, dan periode yang telah disepakati.

    Dalam campaign OOH, misalnya, tim dapat melakukan pengecekan terhadap pemasangan billboard, branding transportasi, atau media lainnya.

    8. Monitoring dan Evaluasi

    Tahap terakhir adalah melihat bagaimana campaign berjalan dan apakah tujuan yang ditetapkan di awal tercapai.

    Evaluasinya dapat berbeda berdasarkan media yang digunakan.

    Untuk digital advertising, misalnya, performa dapat dilihat dari impressions, clicks, CTR, conversions, dan metrik lainnya.

    Sementara pada OOH, evaluasi dapat mempertimbangkan periode tayang, lokasi, traffic atau audience exposure, dokumentasi pemasangan, serta pencapaian campaign secara keseluruhan.

    Jadi, Produksi Iklan Tidak Hanya Membuat Desain

    Secara sederhana, prosesnya dapat digambarkan sebagai:

    Tujuan → Target Audience → Konsep → Produksi Materi → Review → Persiapan Tayang → Penayangan → Monitoring & Evaluasi

    BACA :  Bagaimana Cara Pasang Iklan di Stasiun Kereta Api?

    Artinya, membuat sebuah iklan bukan hanya soal menghasilkan visual yang menarik. Ada proses strategis dan teknis yang perlu dilakukan agar iklan dapat menyampaikan pesan kepada audience yang tepat melalui media yang sesuai.

    Dalam OOH advertising, proses tersebut bahkan dapat melibatkan pemilihan lokasi, ketersediaan media, produksi materi, perizinan, instalasi, hingga monitoring setelah iklan terpasang.

    Scroll to Top