Industri otomotif memiliki persaingan yang sangat kuat. Konsumen tidak hanya mempertimbangkan harga, tetapi juga desain, fitur, teknologi, performa, keamanan, hingga citra brand.
Karena itu, brand otomotif membutuhkan strategi advertising yang mampu membuat produk terlihat, dikenal, dan tetap berada dalam pertimbangan konsumen.
Salah satu media yang dapat digunakan adalah Out-of-Home (OOH) advertising.
Dengan jangkauan yang luas dan kehadiran di ruang publik, OOH memungkinkan brand otomotif menampilkan kendaraan kepada audiens dalam aktivitas sehari-hari.
Mengapa OOH Cocok untuk Brand Otomotif?
Mobil dan kendaraan merupakan produk yang sangat visual.
Desain eksterior, bentuk, warna, hingga detail kendaraan dapat menjadi bagian penting dari komunikasi iklan.
OOH memberikan ruang yang cukup besar untuk menampilkan visual kendaraan secara menonjol, terutama melalui:
- Billboard.
- LED videotron.
- JPO advertising.
- Transit advertising.
- Airport advertising.
- Mobile LED.
Selain itu, kendaraan sendiri sangat berkaitan dengan mobilitas. Audiens yang sedang berkendara atau menggunakan transportasi menjadi konteks yang relevan untuk komunikasi brand otomotif.
Jenis Media Iklan untuk Brand Otomotif
Billboard
Billboard merupakan salah satu media yang cocok untuk membangun awareness brand atau model kendaraan.
Placement dapat dipilih di:
- Jalan protokol.
- Jalan arteri.
- Jalur komuter.
- Dekat pusat bisnis.
- Area komersial.
- Jalan menuju dealer.
Visual kendaraan dapat dibuat sebagai elemen utama dengan headline yang singkat.
Contohnya:
Drive Your Next Adventure.
SUV Baru untuk Perjalanan Tanpa Batas.
LED Videotron
Videotron memberikan kesempatan bagi brand untuk menampilkan kendaraan secara lebih dinamis.
Brand dapat menggunakan video untuk memperlihatkan:
- Desain kendaraan.
- Performa.
- Fitur.
- Teknologi.
- Interior.
- Driving experience.
- Launching model baru.
Format bergerak juga dapat membantu menciptakan perhatian lebih besar dibandingkan visual statis dalam konteks tertentu.
JPO Advertising
JPO dapat menjadi pilihan untuk menjangkau pengguna jalan di koridor dengan traffic tinggi.
Media ini dapat digunakan untuk:
- Product awareness.
- Model launching.
- Brand campaign.
- Promotional campaign.
Karena ukurannya relatif besar dan berada di ruang publik, JPO juga dapat membantu memperkuat visibility brand.
Transit Advertising
Media transportasi seperti KRL, MRT, LRT, dan Transjakarta memungkinkan brand hadir di sepanjang perjalanan audiens.
Media ini cocok untuk menjangkau masyarakat perkotaan dan komuter.
Brand otomotif dapat menggunakannya untuk membangun awareness secara konsisten, terutama ketika campaign menyasar area perkotaan tertentu.
Airport Advertising
Bandara dapat menjadi pilihan bagi brand otomotif yang ingin membangun positioning premium atau menjangkau audiens dengan mobilitas tinggi.
Audiensnya dapat mencakup:
- Profesional.
- Pengusaha.
- Eksekutif.
- Investor.
- Wisatawan.
Untuk kendaraan premium, konteks lokasi juga dapat mendukung positioning brand.
Mobile LED
Mobile LED memberikan fleksibilitas karena media dapat bergerak menuju area yang ditentukan.
Brand otomotif dapat menggunakannya untuk:
- Launching.
- Event.
- Test drive.
- Dealer opening.
- Product activation.
- Campaign regional.
Keunggulannya adalah brand dapat membawa pesan dan visual kendaraan ke beberapa lokasi sekaligus.
Media Berdasarkan Tujuan Campaign
Pemilihan media sebaiknya disesuaikan dengan tujuan campaign.
Product Launch
Ketika memperkenalkan model baru, brand membutuhkan visibility yang tinggi.
Billboard dan videotron dapat digunakan untuk membangun awareness dalam waktu singkat.
Brand Awareness
Untuk memperkuat keberadaan brand, media dengan jangkauan luas dan frekuensi exposure yang baik dapat menjadi prioritas.
Campaign Model Tertentu
Jika hanya ingin mempromosikan satu model, placement dapat diarahkan ke area yang memiliki karakteristik target konsumen model tersebut.
Promotional Campaign
Untuk promo seperti:
- DP ringan.
- Cicilan.
- Trade-in.
- Cashback.
- Program akhir tahun.
Media dapat menggunakan CTA yang lebih langsung dan mengarahkan audiens ke dealer, website, atau WhatsApp.
Lokasi Media Sangat Penting
Untuk brand otomotif, lokasi media dapat dipilih berdasarkan pola mobilitas target konsumen.
Misalnya:
SUV keluarga
Dapat menyasar jalur suburban dan area dengan aktivitas keluarga tinggi.
Mobil premium
Dapat mempertimbangkan kawasan bisnis, pusat komersial premium, dan airport.
Kendaraan listrik
Dapat membangun awareness di kawasan urban dan koridor dengan target audiens yang relevan.
Kendaraan komersial
Dapat mempertimbangkan jalur industri, kawasan pergudangan, dan koridor logistik.
Dengan demikian, pemilihan lokasi tidak hanya berdasarkan traffic, tetapi juga audience fit.
Jangan Terlalu Banyak Pesan dalam Satu Iklan
Brand otomotif memiliki banyak fitur yang ingin dikomunikasikan.
Namun, billboard bukan tempat untuk menjelaskan seluruh spesifikasi kendaraan.
Lebih baik fokus pada satu pesan utama.
Contohnya:
SUV Baru
Adventure Starts Here.
atau:
The New X
Lebih Bertenaga. Lebih Siap.
Informasi detail mengenai spesifikasi, harga, dan promo dapat diarahkan ke website atau kanal digital.
OOH dalam Customer Journey Otomotif
Advertising otomotif dapat berperan di berbagai tahap perjalanan konsumen.
Awareness
Audiens mengenal model atau brand.
↓
Interest
Audiens mulai tertarik dengan kendaraan.
↓
Consideration
Audiens mencari informasi, membandingkan model, dan melihat spesifikasi.
↓
Test Drive
Audiens mencoba kendaraan.
↓
Purchase
Audiens melakukan pembelian.
OOH terutama berperan kuat pada tahap awareness dan consideration, tetapi dapat diarahkan ke tahap berikutnya melalui CTA dan integrasi digital.
Kombinasikan OOH dengan Digital Advertising
Campaign otomotif dapat diperkuat dengan menggabungkan media offline dan digital.
Contohnya:
Billboard
Membangun awareness.
Videotron
Menampilkan visual dan fitur kendaraan.
Social Media
Memberikan informasi lebih detail.
Digital Ads
Menjangkau audiens berdasarkan minat atau perilaku.
Landing Page
Menampilkan spesifikasi dan promo.
Dealer/Test Drive
Mengubah interest menjadi pengalaman langsung.
Dengan pendekatan ini, OOH menjadi bagian dari campaign yang lebih besar, bukan media yang berdiri sendiri.
Bagaimana Mengukur Campaign Iklan Otomotif?
Pengukuran perlu disesuaikan dengan tujuan campaign.
Untuk awareness:
- Reach.
- Impressions.
- Frequency.
- Audience profile.
- Share of Voice.
Untuk campaign yang diarahkan ke consideration:
- Website traffic.
- Search volume.
- QR code scans.
- Leads.
- Test drive registrations.
Untuk campaign yang berorientasi penjualan:
- Dealer visits.
- Leads.
- Test drive.
- Sales.
- Cost per acquisition.
Tidak semua hasil harus berasal langsung dari media OOH. Peran media dapat berada pada tahap berbeda dalam customer journey.
Jangan Hanya Memilih Media Berdasarkan Traffic
Traffic tinggi memang menarik, tetapi belum tentu menjadi indikator utama.
Misalnya sebuah billboard memiliki traffic sangat tinggi, tetapi sebagian besar audiens tidak sesuai dengan target kendaraan yang dipromosikan.
Placement lain mungkin memiliki traffic lebih rendah tetapi memiliki audience yang jauh lebih relevan.
Karena itu, brand perlu mempertimbangkan:
Traffic + Audience + Visibility + Location + Campaign Objective
sebelum memilih media.
Media Iklan Otomotif Bersama Morata Advertising
Morata Advertising menyediakan berbagai pilihan media OOH yang dapat digunakan brand otomotif untuk membangun awareness dan memperkuat campaign di berbagai titik.
Pilihan media meliputi:
- Billboard.
- LED Videotron.
- JPO Advertising.
- KRL Advertising.
- MRT Advertising.
- LRT Advertising.
- Transjakarta Advertising.
- Airport Advertising.
- Rest Area Advertising.
- Mobile LED.
- Transportation Branding.
Pemilihan media dapat disesuaikan dengan model kendaraan, target konsumen, wilayah campaign, tujuan komunikasi, durasi, dan budget.
Media iklan untuk brand otomotif perlu dipilih berdasarkan target audiens, tujuan campaign, karakter kendaraan, dan lokasi yang relevan.
Billboard dan videotron dapat digunakan untuk membangun awareness, transit advertising untuk menjangkau komuter, sementara airport atau placement premium dapat mendukung positioning kendaraan tertentu.
Yang terpenting bukan sekadar membuat kendaraan terlihat, tetapi memastikan kendaraan tersebut terlihat oleh audiens yang tepat, di lokasi yang tepat, dengan pesan yang mudah diingat.